Thetransicon.co.id – Kembalinya wide body kit di tahun ini merupakan perpaduan antara kemajuan teknologi produksi dan keinginan pemilik kendaraan.
Gaya wide body—yang melibatkan penambahan panel pada spakbor untuk memperlebar dimensi mobil—memberikan transformasi visual yang paling drastis di bandingkan jenis modifikasi lainnya. Berikut adalah alasan mengapa tren ini kembali meledak:
1. Pengaruh Budaya Retro-Modern dan Nostalgia
Tahun ini, antusiasme terhadap mobil-mobil era 90-an dan awal 2000-an (JDM Golden Era) mencapai puncaknya. Gaya wide body sangat lekat dengan estetika mobil balap GT dan drift masa lalu. Banyak pemilik mobil modern kini mengadopsi tampilan “agresif masa lalu” tersebut pada kendaraan terbaru mereka untuk mendapatkan kesan nostalgia yang di padukan dengan performa modern.
2. Evolusi Desain: Dari “Bolt-On” ke “Seamless”
Dahulu, wide body identik dengan gaya over-fender yang di pasang menggunakan baut terbuka (seperti ciri khas Liberty Walk atau Rocket Bunny). Tahun ini, tren bergeser ke arah desain yang lebih terintegrasi atau Seamless Wide Body.
- Seamless Design: Panel lebar menyatu sempurna dengan bodi asli tanpa garis sambungan yang terlihat, memberikan kesan seolah-olah mobil tersebut keluar dari pabrik dengan dimensi lebar sejak awal. Hal ini memberikan tampilan yang lebih elegan namun tetap mengancam.
3. Kemudahan Teknologi Manufaktur (3D Scanning & Printing)
Salah satu hambatan terbesar modifikasi wide body di masa lalu adalah proses pembuatannya yang memakan waktu lama dan seringkali tidak presisi. Di tahun 2025, teknologi 3D Scanning dan 3D Printing skala besar menjadi lebih terjangkau.
- Modifikator kini bisa memindai bodi mobil secara digital dengan akurasi milimeter, merancang kit di komputer, dan mencetaknya dengan material karbon atau plastik ABS yang ringan. Hasilnya adalah fitment (kerapatan) yang sempurna dan instalasi yang jauh lebih cepat.
4. Dominasi Budaya Visual di Media Sosial
Di platform seperti Instagram dan TikTok, mobil dengan proporsi lebar (posisi rendah/ slammed dan fitment roda yang mepet ke spakbor). Jauh lebih mudah menarik perhatian dan menjadi viral. Dampak visual dari wide body sangat kuat dalam format foto maupun video pendek. Mendorong para kreator konten dan penghobi untuk berlomba-lomba memperlebar dimensi mobil mereka demi daya tarik estetika digital.
5. Kebutuhan Performa: Menampung Ban Lebih Lebar
Selain estetika, kembalinya popularitas wide body juga di dorong oleh fungsionalitas. Dengan peningkatan tenaga mesin mobil-mobil modern melalui remapping atau turbocharging, dibutuhkan traksi yang lebih besar.
- Wide body memungkinkan penggunaan velg dengan offset ekstrem dan ban yang lebih lebar tanpa membuat roda keluar dari garis bodi (yang sering dianggap ilegal atau kurang rapi). Ini juga meningkatkan stabilitas kendaraan saat melibas tikungan di lintasan balap.
Kesimpulan
Kembalinya wide body kit di tahun ini merupakan perpaduan antara kemajuan teknologi produksi dan keinginan pemilik kendaraan untuk mengekspresikan diri secara maksimal. Kemudian ini bukan lagi sekadar tentang “tampil beda”. Wide body di tahun 2025 adalah tentang kesempurnaan pengerjaan, integrasi teknologi digital, dan penghormatan terhadap kultur balap masa lalu.