Jurnal Lp2 Msasbabel 0001Jurnal Lp2 Msasbabel 0002Jurnal Lp2 Msasbabel 0003Jurnal Lp2 Msasbabel 0004Jurnal Lp2 Msasbabel 0005Jurnal Lp2 Msasbabel 0006Jurnal Lp2 Msasbabel 0007Jurnal Lp2 Msasbabel 0008Jurnal Lp2 Msasbabel 0009Jurnal Lp2 Msasbabel 0010Jurnal Lp2 Msasbabel 0011Jurnal Lp2 Msasbabel 0012Jurnal Lp2 Msasbabel 0013Jurnal Lp2 Msasbabel 0014Jurnal Lp2 Msasbabel 0015Jurnal Lp2 Msasbabel 0016Jurnal Lp2 Msasbabel 0017Jurnal Lp2 Msasbabel 0018Jurnal Lp2 Msasbabel 0019Jurnal Lp2 Msasbabel 0020Permainan Digital 0001Permainan Digital 0002Permainan Digital 0003Permainan Digital 0004Permainan Digital 0005Permainan Digital 0006Permainan Digital 0007Permainan Digital 0008Permainan Digital 0009Permainan Digital 0010Permainan Digital 0011Permainan Digital 0012Permainan Digital 0013Permainan Digital 0014Permainan Digital 0015Permainan Digital 0016Permainan Digital 0017Permainan Digital 0018Permainan Digital 0019Permainan Digital 0020Jasmien Cattleyadf Jurnal 001Jasmien Cattleyadf Jurnal 002Jasmien Cattleyadf Jurnal 003Jasmien Cattleyadf Jurnal 004Jasmien Cattleyadf Jurnal 005Jasmien Cattleyadf Jurnal 006Jasmien Cattleyadf Jurnal 007Jasmien Cattleyadf Jurnal 008Jasmien Cattleyadf Jurnal 009Jasmien Cattleyadf Jurnal 010Jasmien Cattleyadf Jurnal 011Jasmien Cattleyadf Jurnal 012Jasmien Cattleyadf Jurnal 013Jasmien Cattleyadf Jurnal 014Jasmien Cattleyadf Jurnal 015Jasmien Cattleyadf Jurnal 016Jasmien Cattleyadf Jurnal 017Jasmien Cattleyadf Jurnal 018Jasmien Cattleyadf Jurnal 019Jasmien Cattleyadf Jurnal 020Journal Digital 001Journal Digital 002Journal Digital 003Journal Digital 004Journal Digital 005Journal Digital 006Journal Digital 007Journal Digital 008Journal Digital 009Journal Digital 010Journal Digital 011Journal Digital 012Journal Digital 013Journal Digital 014Journal Digital 015Journal Digital 016Journal Digital 017Journal Digital 018Journal Digital 019Journal Digital 020Ejournal Cdfpublisher 001Ejournal Cdfpublisher 002Ejournal Cdfpublisher 003Ejournal Cdfpublisher 004Ejournal Cdfpublisher 005Ejournal Cdfpublisher 006Ejournal Cdfpublisher 007Ejournal Cdfpublisher 008Ejournal Cdfpublisher 009Ejournal Cdfpublisher 010Ejournal Cdfpublisher 011Ejournal Cdfpublisher 012Ejournal Cdfpublisher 013Ejournal Cdfpublisher 014Ejournal Cdfpublisher 015Ejournal Cdfpublisher 016Ejournal Cdfpublisher 017Ejournal Cdfpublisher 018Ejournal Cdfpublisher 019Ejournal Cdfpublisher 020Berita Perpustakaan 001Berita Perpustakaan 002Berita Perpustakaan 003Berita Perpustakaan 004Berita Perpustakaan 005Berita Perpustakaan 006Berita Perpustakaan 007Berita Perpustakaan 008Berita Perpustakaan 009Berita Perpustakaan 010Berita Perpustakaan 011Berita Perpustakaan 012Berita Perpustakaan 013Berita Perpustakaan 014Berita Perpustakaan 015Berita Perpustakaan 016Berita Perpustakaan 017Berita Perpustakaan 018Berita Perpustakaan 019Berita Perpustakaan 020LP3I Journal 0001LP3I Journal 0002LP3I Journal 0003LP3I Journal 0004LP3I Journal 0005LP3I Journal 0006LP3I Journal 0007LP3I Journal 0008LP3I Journal 0009LP3I Journal 0010LP3I Journal 0011LP3I Journal 0012LP3I Journal 0013LP3I Journal 0014LP3I Journal 0015LP3I Journal 0016LP3I Journal 0017LP3I Journal 0018LP3I Journal 0019LP3I Journal 0020Dialektis News 001Dialektis News 002Dialektis News 003Dialektis News 004Dialektis News 005Dialektis News 006Dialektis News 007Dialektis News 008Dialektis News 009Dialektis News 010Dialektis News 011Dialektis News 012Dialektis News 013Dialektis News 014Dialektis News 015Dialektis News 016Dialektis News 017Dialektis News 018Dialektis News 019Dialektis News 020
Posted in

Dominasi Pasar Mobil Jepang Tak Tergoyahkan: Model China dan EV Tergusur dari Top 10 Penjualan September 2025

Dominasi Pasar Mobil Jepang Tak Tergoyahkan: Model China dan EV Tergusur dari Top 10 Penjualan September 2025
JAKARTA – Data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa pasar mobil domestik masih dikuasai pemain lama.

Meski penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) pada September 2025 mengalami kenaikan tipis 0,5% menjadi 62.071 unit dibandingkan Agustus 2025 (61.777 unit), dominasi merek Jepang dan model konvensional tetap tak tergoyahkan.

Ironisnya, di tengah gempuran promosi agresif, tidak ada satu pun mobil merek China, termasuk kendaraan listrik, yang berhasil menembus daftar 10 besar mobil terlaris.

Ini bukan sekadar tren bulanan, melainkan indikasi kuat bahwa pasar Indonesia masih cenderung konservatif, memprioritaskan rekam jejak, jaringan purna jual, dan nilai jual kembali.

Kinerja Pasar Kumulatif: Alarm Perlambatan Ekonomi

Meskipun ada kenaikan bulanan yang minor, kinerja pasar secara kumulatif selama sembilan bulan pertama tahun 2025 justru menunjukkan sinyal perlambatan yang mengkhawatirkan.

Penjualan Wholesales (Januari-September 2025): Tercatat 561.819 unit, merosot 11,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 (633.660 unit).

Penjualan Ritel (Januari-September 2025): Turun 10,9% menjadi 585.917 unit dibandingkan periode yang sama tahun 2024 (657.448 unit).

Penurunan dua digit baik di level wholesales maupun ritel secara objektif mencerminkan adanya tekanan signifikan pada daya beli konsumen dan potensi perlambatan ekonomi secara umum.

Ini adalah alarm bagi industri otomotif dan pembuat kebijakan untuk mengevaluasi strategi stimulus, karena pasar belum sepenuhnya pulih.

Kijang Innova Rajai Penjualan, Mobil China Hilang dari Radar

Pada September 2025, Toyota Kijang Innova (gabungan Zenix dan Reborn) kembali menduduki takhta penjualan terlaris dengan distribusi 6.143 unit, melonjak 64,2% dari Agustus. Diikuti oleh Daihatsu Gran Max pikap (3.932 unit) dan Toyota Avanza (2.804 unit).

Yang paling mencolok adalah absennya mobil merek China dari daftar 10 besar, bahkan dari 20 besar.

Chery Tiggo Cross CSH hanya mampu menduduki posisi ke-16 dengan 1.042 unit, sementara BYD yang biasanya agresif bahkan tidak masuk dalam 20 besar.

Ini menunjukkan bahwa meskipun harga kompetitif dan fitur menarik, mobil merek China masih menghadapi tantangan besar dalam membangun kepercayaan dan penetrasi pasar yang lebih dalam di Indonesia.

Fenomena ini juga meluas ke segmen kendaraan listrik (EV). Meskipun gencar dipromosikan, tidak ada satu pun model EV yang berhasil masuk daftar 10 teratas.

Daftar 20 Mobil Terlaris di Indonesia September 2025:

Toyota Kijang Innova (Reborn dan Zenix): 6.143 unit
Daihatsu Gran Max pikap: 3.932 unit
Toyota Avanza: 2.804 unit
Suzuki Carry pikap: 2.682 unit (naik 2,6% dari bulan sebelumnya)
Toyota Calya: 2.523 unit (naik 10,4% dari bulan sebelumnya)
Toyota Rush: 2.273 unit
Honda Brio (Satya dan RS): 2.104 unit
Mitsubishi Destinator: 2.042 unit
Daihatsu Gran Max (Minibus dan Blindvan): 1.918 unit
Daihatsu Sigra: 1.738 unit
Hilux pikap: 1.498 unit
Honda HR-V: 1.474 unit
Toyota Agya: 1.342 unit
Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross): 1.301 unit
Daihatsu Terios: 1.265 unit
Chery Tiggo Cross CSH: 1.042 unit
Suzuki Fronx: 1.000 unit
Isuzu Traga: 997 unit
Toyota Fortuner: 950 unit
Mitsubishi L300 pikap: 927 unit

Secara keseluruhan, pasar otomotif Indonesia pada September 2025 menunjukkan karakteristik yang kontradiktif:

kenaikan penjualan bulanan yang minim di tengah penurunan signifikan secara kumulatif, dengan dominasi mutlak merek Jepang dan model konvensional yang mengesampingkan penetrasi agresif dari merek China dan kendaraan listrik.

Tantangan utama industri ke depan adalah bagaimana menghidupkan kembali pertumbuhan pasar di tengah tekanan ekonomi globaldandomestik.